Rakor PKK se-Indonesia, Sariati: Peran Aktif PKK di Pemerintahan

Ketua TP PKK Kabupaten Karo Sariati Terkelin Brahmana (dua kanan) bersama Ketua TP PKK dari Kabupaten Nias Utara, Humbahas, dan Gunungsitoli di acara Rakor PKK se-Indonesia. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COM – Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Indonesia digelar di Jakarta, Selasa 10 April 2018. Rakor PKK se-Indonesia dengan tema “Mewujudkan keutuhan dan kerukunan keluarga sebagai  perekat persatuan Bangsa” dihadiri Ibu Negara sekaligus Pelindung Utama TP PKK Pusat Iriana Jokowi, Ibu Wakil Presiden RI, Mufidah Jusuf Kalla, Ketua TP PKK Pusat, Erni Thahjo Kumolo, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Indonesia.

Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana mengatakan PKK di Kabupaten Karo harus mempedomani  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017  tentang PKK, sebagai landasan kebijakan perencanaan.

“Hal ini menjadi penting, karena selama ini kegiatan PKK dinilai belum sinkron dengan perencanaan, sehingga tidak terakomodir dari APBD maupun APBN,” ujar Sariati yang hadir dalam Rakor PKK se-Indonesia.

Ditegaskannya, dengan adanya  Perpres tersebut, diharapkan PKK Kabupaten Karo menjadikan barometer, ujung tombak ,dan landasan kebijakan perencanan yang diterapkan PKK nantinya.

Baca Berita: Kehidupan dan Kreativitas Pasien Jiwa Tunalaras Berastagi

“Sekaligus peran aktif  dalam pemerintahan menjadi meningkat. Semangat pengabdian PKK di tengah masyarakat membuahkan kinerja yang bermanfaat dalam setiap kegiatan. Ditambah kinerja PKK Kabupaten Karo bekerja dengan tulus, ihklas, dan cerdas,” tegas Sariati.

Dia menambahkan , PKK harus berperan dalam pembangunan karena merupakan perpanjangan tangan dan mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Sehingga Program kegiatan PKK sinkron dengan yang direncanakan OPD terkait,  sesuai dengan kelompok kerja masing-masing,” kata Sariati.

Dalam kesempatan itu, Sariati berterimakasih kepada PKK Kabuapten Karo, Sumatera Utara, yang dikenal proaktif dengan berbagai program yang sudah digulirkan.

“Seperti pembagian masker-masker, mendorong UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) PKK, yang tentunya mempunyai banyak dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Karo khususnya,” pungkas Sariati. (Rep-01)