RIENEWS.COM – Arus lalulitas dari Medan menuju Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa 25 Desember 2018, padat. Meningkatnya jumlah kendaraan ini berkenaan dengan libur perayaan Natal dan penyambutan tahun baru (Nataru).
Sejumlah pemudik Natal melintasi jalur Kota Berastagi menuju Kabupaten Dair, Pakpak Bharat, Simalungun, Toba Samosir, Samosir, hingga sejumlah kota di Provinsi Aceh.
Kepala Pos Lalulintas Polsek Berastagi, Ipda Poltak Hutahaean menyebutkan, kondisi arus lalulintas di Kota Berastagi sejak Senin malam, 24 Desember 2018, mulai padat dilalui pengendara.
Peningkatan volume kendaraan di jalur Berastagi, kata Ipda Poltak Hutahaean, berkenaan dengan libur perayaan Natal dan juga kunjungan wisatawan.
Baca Berita: Sudah Ditemukan 373 Korban Meninggal Akibat Tsunami Selat Sunda
“Kendaraan menuju Berastagi, baik wisatawan dan pemudik Natal ke sejumlah kabupaten tetangga melintasi Kabupaten Karo memang padat lancar. Kita tetap mengimbau pengendara agar taat aturan lalulintas. Sejumlah rambu jalur alternatif telah kita pasang,” ujar Ipda Poltak Hutahaean di sela kesibukan mengantur arus lalulintas di Tugu Perjuangan Berastagi.
Ditegaskannya, hingga Selasa siang tidak ada informasi kecelakaan lalulintas maupun kendaraan yang mengalami kerusakan, mogok, di tengah jalan.
Kapolsekta Berastagi, Kompol Aron Siahaan menyatakan untuk memperlancar arus mudik Natal, jajaran Polres Tanah Karo telah membuat peta dan sejumlah rambu jalur alternatif masuk dan keluar dari Berastagi.
Di antaranya, simpang Pelawi Dusun Tongkoh-Desa Jaranguda menuju kota atau tembus Jalan Udara Berastagi, selanjutnya dapat langsung menuju Kota Kabanjahe.
Jalur alternatif Tugu Jeruk, Dusun Tongkoh melalui Desa Tiga Jumpa (Simpang Barusjahe) ke Tigapanah atau Desa Simpang Sinaman menuju Kecamatan Merek.
Jalur alternatif lainnya, Simpang Ujung Aji Berastagi menuju Kecamatan Tigapanah atau Tongkoh.
“Di persimpangan sudah ditempelkan rambu jalur alternatif. Kami siaga 24 jam. Kita juga mengimbau pengendara agar taat peraturan lalulintas, sabar di jalan, jika mengantuk istirahat. Apabila ragu silakan bertanya di pos-pos yang ada,” imbuh Kapolsek Berastagi.
Minim Penerangan Jalan
Kepala Pos Lantas Berastagi Polsek Berastagi, Ipda Poltak Hutahaean mengakui masih terdapat sejumlah jalur jalan yang minim penerangan. Seperti di jalur tikungan Pelawi, Dusun Tongkoh melalui Desa Jaranguda-Berastagi.
Selain itu, jalur jalan kawasan Tahura (Taman Hutan Raya), yang diapit hutan sisi jalan. Hal ini menyebabkan para pengendara memilih jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kota Berastagi.
“Sesungguhnya aman, tetapi pelintas merasa riskan. Kita berharap, kedepannya pemerintah memasang lampu jalan, agar volume kendaraan terkurangi di Jalinsum (Berastagi),” kata Ipda Poltak Hutahaean. (Rep-01)






