EKBIS  

DPR Bereaksi Pasca BEI Bekukan Sementara Perdagangan Dampak IHSG Anjlok

BEI membekukan sementara perdagangan (trading halt) akibat anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen. Foto ilustrasi AI.
BEI membekukan sementara perdagangan (trading halt) akibat anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen. Foto ilustrasi AI.

RIENEWS.COM – DPR RI bereaksi pasca Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan (trading halt) akibat anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%,” keterangan resmi tertulis Sekretaris BEI, Kautsar Primadi Nurahmad.

Dijelaskan, tindakan ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

“Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” sebut Kaustsar.

Merespons anjloknya IHSG, Wakil Ketua DPR RI Sufmi didampingi Ketua Komisi XI DPR Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI Mohamad Hekal serta anggota Komisi XI lainnya, meninjau di BEI, Jakarta, disambut langsung Direktur Utama BEI, Iman Rachman.

Dasco mengimbau para pelaku pasar untuk tetap tenang meskipun IHSG mengalami penurunan signifikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap hadir untuk mengembalikan stabilitas pasar saham.

“Kami pada hari ini melakukan kunjungan untuk memberikan dukungan dan meyakinkan pasar agar tetap tenang. Kami juga akan mendukung pemerintah dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan secepat mungkin guna menstabilkan kondisi pasar,” kata Dasco kepada awak media.

Artikel lain

Presiden Prabowo Resmi Luncurkan BPI Danantara di Tengah Keraguan Publik

SBY: Sejumlah Kalangan Mengkhawatirkan Kalau Danantara Ini Tidak Memberikan Manfaat

Tiga Polisi di Lampung Tewas Ditembak, Kapolri Tetapkan Status Gugur, Puan Desak Usut Tuntas