SUMUT  

Harapan Ketua Dekranas Karo Sariati di Rakernas

Ketua Dekranas Kabupaten Karo Sariati Terkelin Brahmana menghadiri Rakernas Dekranas yang dibuka Ketua Dekranas Mufidah Jusuf Kalla, Kamis 27 September 2018, di Gedung A.H. Nasution Lantai 16, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas di Gedung A.H. Nasution Lantai 16, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis 27 September 2018.

Rakernas yang dibuka langsung Ketua Dekranas Mufidah Jusuf Kalla dihadiri seluruh Ketua Dekranas dari provinsi dan kabupaten se-Indonesia, di antaranya Ketua Dekranas Provinsi Sumut, Ketua Dekranas Tobasa, Taput, dan Gunung Sitoli.

Ketua Dekranas Kabupaten Karo Sariati mengatakan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karo sudah mengikuti even berskala nasional yang sudah digelar di Jakarta, sejak 26 sampai 30 September 2018 mendatang.

Baca Berita: Wabup Karo Resmikan Pencanangan Bhakti Sosial Terpadu TNI 

Even tersebut berupa pameran Kriyanusa 2018 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas 2018. Sesuai surat dari Pengurus Dekranas Pusat, Nomor 57/Dekran/02/IX/2018, tanggal 20 September 2018, yang diterima Dekranas  Karo.

“Dekranas kali ini menambah wawasan bagi Dekranasda Kabupaten Karo dalam membina usaha kecil menengah (UKM) para pengrajin. Sehingga, produk kerajinan yang dihasilkan lebih berkualitas, memiliki nilai tambah, dan dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,” kata Sariati dalam rilisnya yang diterima redaksi, Kamis malam.

Selain Rakernas Dekranas, istri Bupati Karo Terkelin Brahmana tersebut juga menghadiri Pameran Kerajinan Kriyanusa, sebagai memfasilitasi pengrajin dalam mepromosikan dan memasarkan hasil kerajinannya.

“Intinya, Dekranasda Kabupaten Karo akan selalu berusaha dapat mendorong pelaku industri kerajinan, agar mampu bersaing. Tak kalah penting kita harus mampu berperan dalam meningkatkan daya saing UMKM serta ekonomi kreatif, melalui peningkatan kuantitas dan kualitas produk,” tegas Sariati. (Rep-01)