RIENEWS.COM – Direktur American Corner Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Amcor-UMY), Puthut Ardianto mengungkapkan, fakta pendidikan saat ini, belum setaranya kualitas pendidikan. Hal ini disebabkan sejumlah faktor, di antara keberadaan lembaga pendidikan turut mempengaruhi.
Belum setaranya kualitas pendidikan formal di Tanah Air menjadi bahasan dalam seminar Empowering Youth for Sustainable Education yang dihelat Amcor-UMY di Gedung KH Mas Mansyur, Kampus Terpadu UMY.
Puthut Ardianto menyatakan pendidikan yang berkelanjutan merupakan kebutuhan untuk masa depan anak dan juga bangsa. Pendidikan yang baik harus menjadi hak mereka, baik di sekolah formal maupun tidak.
Baca Berita: Bupati Karo ‘Omeli’ OPD di Hari Pertama Kerja Tahun 2019
“Persoalan yang harus diselesaikan saat ini adalah fakta di mana tidak semua institusi pendidikan setara kualitasnya. Misalnya, kualitas antara sekolah favorit dan tidak (favorit), juga sekolah yang terletak di pusat kota dan yang berada jauh di luar lingkaran tersebut. Hal tersebut yang kemudian seringkali menjadi kendala bagi orang tua dan anak untuk menyediakan dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” kata Puthut pada seminar yang dilaksanakan, Sabtu 29 Desember 2018.
Seminar Empowering Youth for Sustainable Education diikuti pelajar dan mahasiswa yang konsens terhadap pendidikan.
Menurut Puthut, untuk mengatasi persoalan tersebut, di antaranya melalui peningkatkan kualitas pendidik.
Baca Juga: Sudah 15 Korban Tewas Tertimbun Longsor Sukabumi Ditemukan
“Terlebih untuk menyediakan sebuah pendidikan berkelanjutan yang merata dan setara secara kualitas bagi anak didik. Sangat perlu bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki minat untuk menjadi pendidik agar dapat memperluas wawasan, dapat menjadi pendidik berkualitas yang menginspirasi anak didiknya menjadi lebih baik,” ujar Puthut.
Panitia seminar menghadirkan pembicara Laily Amin Fajriyah merupakan guru SMPN 5 Panggang, dari Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi D.I. Yogyakarta.
Laily menegaskan, pendidik yang berkualitas dapat mendorong dan menginspirasi anak didik ke arah yang lebih baik.
“Guru berkualitas dapat memberikan inspirasi positif pada anak didik Anda untuk mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Menjadi guru yang berkualitas ada beberapa hal yang dapat diterapkan ketika berinteraksi dengan anak didiknya. Pertama, Anda harus memiliki dan membangun antusiasme yang tinggi dalam mendidik baik untuk Anda sendiri dan anak didiknya. Anda juga harus mampu menjadi figur yang dibutuhkan oleh anak, misal, menjadi seorang teman, orang tua, fasilitator, penasihat, dan juga role model bagi mereka ketika dibutuhkan,” kata Laily.
Hal penting lainnya, sebut Laily, pendidik terus meningkatkan wawasan diri. Caranya, terlibat aktif dalam komunitas yang dapat membuat Anda lebih inovatif.
“Jangan takut ketika Anda harus kompetitif dan menantang diri Anda dengan melakukan hal yang baru, karena hal tersebut dapat memperluas pandangan Anda. Anda harus dapat terus meningkatkan wawasan diri, misal dengan melakukan refleksi terhadap metode pengajaran,” imbuh Laily di depan pelajar dan mahasiswa. membuat anda lebih inovatif. Jangan takut ketika anda harus kompetitif dan menantang diri anda dengan melakukan hal yang baru, karena hal tersebut dapat memperluas pandangan anda,” jelasnya. (Rep-04 | Rel)



![Penampakan letusan Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Provinsi Lampung, pada Kamis 21 Juni 2018. [Foto BNPB | Rienews.com]](https://www.rienews.com/wp-content/uploads/2018/06/Letusan-Gunung-Anak-Krakatau.jpg)


