SUMUT  

Jumlah Anak Didik di SD Ini Hanya 20 Murid

Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri 043938 di Desa Temburun, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM –  Meski telah disampaikan kepada pemerintah daerah, namun sampai kini kondisi bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri 043938 di Desa Temburun, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, belum mendapatkan perhatian pemerintah.

Dampak dari kurang laiknya gedung SD Negeri 043938 menyebabkan para wali murid enggan menyekolahkan anak mereka ke SD Negeri 043938. Tercatat saat ini jumlah murid di sekolah tersebut dari kelas I hingga VI hanya 20 murid.

“Murid kami mulai dari kelas I dan VI tinggal 20 orang saja. Kami berharap pemerintah memperhatikan sekolah kami. Kasihan anak-anak belajar dengan kondisi seperti ini,,” ungkap Kepala Sekolah SD Negeri 043938,  Prisma Sembiring, Senin 10 Desember 2018.

Baca Berita: Hari Anti Korupsi Internasional, ICM Sentil Jokowi, KPK dan Media

Disebutkannya, kondisi gedung sekolah telah disampaikan kepada pemerintah, namun hingga kini upaya perbaikan tak kunjung ada.

Kepala Sekolah SD Negeri 043938,  Prisma Sembiring mengaku telah mengeluhkan kondisi sekolah yang dipimpinnya, namun belum mendapatkan perhatian pemerintah.

Kondis ruang kelas di SD Negeri 043938 memang kurang laik untuk dijadikan ruang kelas belajar. Atap ruang kelas tampak kupak-kapik, bocor, bila kondisi hujan maka proses belajar-mengajar akan terganggu.

Hal ini, diakui Prisma menyebabkan orang tua lebih memilih menyekolahkan anak mereka ke sekolah dasar di Desa Tiganderket, ibukota kecamatan, jaraknya lumayan jauh.

Diyakini Prisma, bila gedung sekolah diperbaiki, warga-orang tua di Desa Temburun  akan menyekolahkan anaknya di SD Negeri 043938.

Rudi Singarimbun warga Desa Mardinding, berdekatan dengan SD Negeri 043938 mengaku sangat sedih melihat kondisi sekolah.

“Kelasnya sudah hancur semua, atapnya bocor. Gimana mau belajar seperti itu,” ujarnya. (Rep-01)