SUMUT  

Ketua Umum PWI-Bupati Karo Bahas Pengembangan Wartawan

Ketua Umum PWI Pusat periode 2018-2023 Atal Sembiring Depari bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana (kanan). [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari melakukan pertemuan dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana. Dalam pertemuan itu, Atal memberikan sejumlah masukan bagi Bupati Karo baik di bidang pariwisata dan pengembangan wartawan di wilayah Kabupaten Karo.

Didampingi sejumlah pengurus PWI perwakilan Karo, Dairi, dan Pakpak, Alexander Ginting, Sekretaris Justianus Purba, Robert Tarigan, Daniel Manik, Ketua Umum PWI Pusat memberikan masukan langsung kepada Bupati Karo.

Dalam bidang pariwisata, khususnya kawasan pariwisata Tongging, menurut Atal, perl dibenahi kembali baik kebersihannya dan pengelolaannya. Mengenai pengembangan wartawan, menurut Atal, Pemerintah Kabupaten Karo dapat menambah anggaran Humas Pemkab Karo di tahun mendatang.

Baca Berita: Sutopo Raih Award The First Responders 2018

“Anggaran Humas Pemda Karo Rp300 juta tidak maksimal memberdayakan insan pers yang ada di Kabupaten Karo, tahun depan ditambah. Keberadaan insan pers baik media online dan cetak agar didata ulang melalui administrasi, verifikasi, sertifikasi,” ujar Atal.

Diapun menyarankan agar Humas Karo menggelar Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) untuk penjaringan keabsahan sesuai peraturan Dewan Pers.

“Tujuan UKW ini untuk mendapatkan kewartawanannya. Sebab melalui kompetensi diperoleh kategori muda, madya dan utama,” kata Atal.

Bupati Karo Terkelin Brahmana berterimakasih atas kedatangan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari, meluangkan waktu untuk berdiskusi demi kemajuan Tanah Karo.

“Sehingga apa yang disebutkan tadi, sejumlah catatan akan menjadi evaluasi apa saja yang akan dibenahi, akan segera kita tindak lanjuti,” ujar Bupati Karo.

Diakui Bupati Karo, masukan dari Ketua Umum PWI Pusat terlebih terkait insan pers Tanah Karo akan dikonsolidasikan dengan PWI Karo.

“Agar dapat diperdayakan sebagai mitra pemerintah. Sebab selama ini sudah cukup baik hubungan kita dengan pers sebagai pemback-up untuk mengkritik kinerja SKPD Karo,” kata Terkelin. (Rep-01)