SUMUT  

Nasib Sianturi Dilantik Sebagai Ketua Pergatsi Karo

Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama para pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Karo periode 2018-2022, Jumat 8 Juni 2018.[Foto Ist | Rienews.com]

RIENEWS.COM – Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Karo. Pengukuhan Pengurus Pergatsi Karo digelar di Lapangan Yonif 125/SMB , Jumat  8 Juni 2018.

Bupati Karo Terkelin Brahmana selaku Penasehat Pergatsi Karo, mengatakan gateball merupakan permainan cepat tanpa adanya kontak fisik antar pemain dan memerlukan kemampuan akurasi dan perencanaan serta penerapan strategi yang sangat tinggi.

Apalagi adanya pembatasan waktu pemukulan selama 10 detik melatih pemain untuk berpikir dengan cepat dan tepat.

“Sepintas permainan ini seperti golf. Bedanya, bukan lubang yang jadi target, melainkan gawang. Gateball dimainkan di sebidang lapangan persegi panjang berukuran 15 x 20 meter. Waktu permainan berlangsung selama 30 menit,” ujar Bupati Karo sebelum pelantikan Pengurus Pergatsi Karo.

Ketua Pergatsi Karo Nasib Sianturi menambahkan gateball adalah permainan yang tidak membedakan jenis kelamin, umur, satu keluarga dapat membentuk tim.

“Tua muda dapat bermain apalagi tidak menimbulkan kontak fisik, sehingga aman diikuti oleh setiap orang,” ujar Nasib Sianturi.

Dikatakannya, Pergatsi Karo periode 2018-2022 sudah terbentuk sejak Februari 2018, namun pelantikan baru dilakukan Ketua Umum Pergatsi Provinsi Sumatera Utara Paul Ames Halomoan, pada Jumat 8 Juni 2018.

KLIK: Bupati Apresiasi Pembentukan Lembaga Adat Budaya Karo

Susunan Pengurus Pergatsi Karo, Pembina Letkol Inf. Viktor Cokro Andhika Danyonif 125/SMB, Ketua Nasib Sianturi, Sekretaris Antonius Hendrika, Bendahara Hendra Mitcon Purba.

Ketua Pergatsi Provinsi Sumatera Utara Paul Ames Halomoan meminta Ketua Pergatsi Karo segera membentuk susunan pengurus dan melakukan konsolidasi.

“Kembangkan olahraga ini, jalankan organisasi, bekerjalah dengan semangat agar menjadi olehraga yang dicintai di tengah masyarakat di Kabuaten Karo,” ujar Paul.

Pengukuhan Pergatsi Karo periode 2018-2022 ditetapkan dalam SK : 34/SU/ Pergatsi/VI/2018 tanggal 8 Juni 2018 yang ditandatangani Ketua Pergatsi Sumut.

“Telah saya tandatangani, wajib melaksanakan amanah jabatan yang tertera dalam surat keputusan yakni antara lain sejak dikukuhkan hari ini, maka sekurang-kurangnya satu tahun wajib membentuk 11 klub di Kabupaten Karo, kedua sekurang-kurangnya 3 bulan setelah dikukuhkan pengurus juga wajib melaksanakan musyawarah kota,” pungkas Paul.

Ketua KONI Karo Keliwon Depari mengapresiasi pengukuhan Pergatsi Karo.

“Banyak nilai positif dari gateball. Makanya KONI akan senantiasa mengadakan sosialisasi olahraga gateball secara personal individu maupun kelompok, agar berkembang dan diminati di Tanah Karo,” kata Keliwon Depari.

Pengukuhan Pergatsi Karo dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Karo Edi Surianta Surbakti, Kadis Kesehatan Irna Safrina Meliala, Kepala PUPR  Karo Paten Purba, Koni Bidang prestasi Tuti Rahayu, Koni  bidang organisasi Rosmini, dan pengurus yang dilantik.

 

Gateball pertama kali dikenalkan di Jepang, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Seiring dengan perkembangan permainan Gateball ke menyebar berbagai negara lain dan mulai bergabung yaitu Bolivia, Paraguay, dan Peru pada tahun 1987, Argentina dan Kanada pada tahun 1989, selanjutnya Singapura bergabung pada tahun 1994 yang disusul oleh Hong Kong pada tahun 1998, Australia tahun 2003, dan Makau pada tahun 2005.

Di Indonesia sendiri olahraga ini sudah banyak peminatnya mulai dari kota-kota besar hingga ke daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat hingga Bali dan Nusa Tenggara.

Gateball disebut olahraga tanpa batas (barrier free sport) karena dapat dimainkan semua orang. Olahraga ini merupakan modifikasi permainan Croquet (permaian bola kayu) dimana menggunakan palu untuk memukul bola. (Rep-01)