SUMUT  

Sariati Optimsitis WGK dan WKK Dapat Diterapkan di Karo

Bunda PAUD Karo Sariati Terkelin Brahmana bersama Ketua umum HIMPAUDI dan Bunda PAUD se-Indonesia. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bunda PAUD Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana optimistis program unggulan HIMPAUDI berupa Workshop Guru Kreatif (WGK) dan Workshop Keluarga Kreatif (WKK) dapat diterapkan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Hal tersebut disampaikan Sariati saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia dini lndonesia (Rakornas-HIMPAUDI), Sabtu 23 Februari 2019, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

 

Rakornas HIMPAUDI dibuka oleh istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,  Wida Muhadjir Effendy juga mewakili Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK).

Disebutkan Sariati, dalam Rakornas Ketua Umum HIMPAUDI Prof. Dr. Ir Netti Herawati, MSi., mengangkat sejumlah isu dan memberikan materi bimbingan kepada seluruh peserta Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) baik dari tingkat Propinsi hingga kabupaten.

“Isu tersebut di antaranya HIMPAUDI sedang berjuang di Mahkamah Konstitusi melakukan judicial review beberapa pasal yang tertuang dalam Undang-Undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Juga terwujudnya sinergi dan kolaborasi stakeholder dalam gerakan PAUD berkualitas dan  gerakan akreditasi bagi lembaga PAUD di lndonesia berdasarkan Kepmendiknas No.087/U/2002,” kata Sariati.

Baca Berita: Banjir Papua Landa 3 Wilayah Distrik

Di kegiatan Rakonas juga diluncurkan  Gerakan Sarapan Padat Bernutrisi. Hal ini dilakukan mengingat rendahnya keinginan anak sekolah tidak sarapan pagi.

“Padahal berdampak terhadap kerja otak,” kata Sariati.

Baca Juga: Bunda Paud Karo Sariati Akan Geliatkan Minat Baca Pada Anak

Diungkapkan istri Bupati Karo tersebut, HIMPUADI juga menggagas Gerakan Pencegahan Stunting bagi anak usia dini.

“Untuk itu diharapkan peran Bunda PAUD dapat mensosialisasikan dan mempertajam kegiatan. Baik pendataan Dapodik (Data Pokok Pendidikan), koneksi  pendataan Dapodik ini  dijadikan dasar semua data akurat yang masuk  digunakan pemerintah untuk PAUD,” imbuhnya.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Karo, Sariati optimistis program kegiatan HIMPAUDI dapat diterapkan di Kabupaten Karo.

“Rencana kedepan sistem ini kita aplikasikan di Pemerintahan Kabupaten Karo. Kita akan mencoba mengkoordinasikan nantinya dengan Dinas DPMD dan Dinas Pendidikan dengan tujuan menghasilkan gerakan PAUD yang berkualitas, sesuai harapan Ketua Umum HIMPAUDI,” pungkas Sariati. (Rep-01)